Senin, 03 Maret 2014

TUGAS UJIAN PRAKTEK KKPI



 



AMD (Advanced Micro Devices, Inc) merupakan salah satu perusahaan semikonduktor multinasional Amerika Serikat yang berbasis di Sunnyvale, California yang mengembangkan prosesor komputer dan teknologi yang terkait untuk pasar konsumen dan komersial. Produk yang utama termasuk mikroprosesor, chipset motherboard, embedded prosesor kartu grafis (GPU) dan prosesor untuk server, workstation dan komputer pribadi (PC), dan teknologi prosesor untuk perangkat genggam, televisi digital, mobil, konsol game, dan aplikasi lainnya yang terdapat sistem.
Kelebihan atau Keunggulan AMD dibandingkan intel, AMD sejak zaman athlon 64 memiliki fitur-fitur seperti:
  1. Hyper Transport Tekhnologi Penggandaan Bus pada jalur system sehingga data yang dapat diantar dalam satu waktu lebih banyak karena lalu lintas data yang lebih cepat.
  2. Enhanced Virus Protection (EVP) Tekhnologi yang memungkinkan processor untuk mengenali virus dan sejenisnya sehingga eksekusi terhadap data tersebut tidak akan dilanjutkan oleh processor.
  3. Integrated Memory Controller Memungkinkan Processor untuk melakukan pengaksesan memory langsung tanpa melewati chipset northbridge terlebih dahulu.
  4. Dual Core Pemasangan 2 buah core pada satu processor yang berarti terdapat 2 pengeksekusi perintah dalam satu processor.
  5. Cool’n’Quiet Peningkatan kinerja prosesor sering meningkatkan konsumsi power dan kebisingan. Dengan teknologi ini memungkinkan penggunaan power yang efektif dan sistem yang lebih hening saat menggunakan kinerja sesuai dengan kebutuhan.
  6. AMD64 Technology Teknologi untuk menjalankan aplikasi-aplikasi yang berbasis 64 bit.


Di dalam prosesor AMD ini juga memiliki beberapa kekurangan di bandingkan prosesor Intel, kekuranganya sebagai berikut :
  1. Masalah klasik AMD adalah panas dari dulu sampai sekarang, namun itu sudah bisa diatasi dengan menggunakan kipas pendingin yang lebih baik (yang standarnya sudah mencukupi
  2. Beberapa aplikasi secara khusus ditulis untuk secara optimal digunakan di prosesor AMD, sebagai contoh benchmark dan beberapa software spesifik lainnya.
  3. Tidak semua game kompatibel dengan AMD, karena adanya perbedaan instruksi dalam prosesornya, tapi jumlahnya ini amat sedikit.
  4. Brand Image yang kurang tertanam di para pengguna komputer, yang rata-rata hanya mengenal Intel sebagai pemasok prosesor
5.      Kelebihan dan Kekurangan Prosesor AMD
6.      Kelebihan dan Kekurangan Prosesor AMD
7.      Sumber : www.amd.com
8.      Dibandingkan intel, AMD sejak zaman athlon64 memiliki fitur-fitur seperti:

- Hyper Transport Tekhnologi Penggandaan Bus pada jalur system sehingga data yang dapat diantar dalam satu waktu lebih banyak karena lalu lintas data yang lebih cepat.

- Enhanced Virus Protection (EVP) Tekhnologi yang memungkinkan processor untuk mengenali virus dan sejenisnya sehingga eksekusi terhadap data tersebut tidak akan dilanjutkan oleh processor.

- Integrated Memory Controller Memungkinkan Processor untuk melakukan pengaksesan memory langsung tanpa melewati chipset northbridge terlebih dahulu.

- Dual Core Pemasangan 2 buah core pada satu processor yang berarti terdapat 2 pengeksekusi perintah dalam satu processor.

- Cool’n’Quiet Peningkatan kinerja prosesor sering meningkatkan konsumsi power dan kebisingan. Dengan teknologi ini memungkinkan penggunaan power yang efektif dan sistem yang lebih hening saat menggunakan kinerja sesuai dengan kebutuhan.-

- AMD64 Technology Teknologi untuk menjalankan aplikasi-aplikasi yang berbasis 64 bit.

Dari semua processor yang diproduksi AMD, hampir semuanya adalah lawan bagi processor intel. Inilah daftar processor AMD yang menjadi tandingan intel:

AMD intel
Versi Value : AMD Sempron intel celeron
versi Single Core mainstream : AMD Athlon 64 intel pentium 4
Versi Dual Core : AMD Athlon X2 intel core 2 duo
Versi Quad Core : AMD Phenom X4 intel core 2 quad
Versi High Extreme : AMD Opteron X4 intel core 2 extreme

uniknya, AMD mengeluarkan processor 3 inti yaitu AMD Phenom X3. Padahal releasenya tidak lama setelah mereka mengeluarkan AMD Phenom X4.

Tambah lagi harganya yang murah, fitur MMX,SSE,SSE2,Enhanced 3DNow!,NX bit,AMD64 (implementasi AMD’s X86-64), dan Cool’n'Quiet kecuali prosesor Athlon 64 FX SledgeHammer. Prosesor ini dilengkapi fitur-fitur tadi kecuali fitur Cool’n'Quiet. Bahkan sebagian varian prosesor Athlon 64, juga diperkaya dengan tambahan fitur-fitur lainnya, misalnya fitur SSE3 dan AMD Virtualization.
Nxbit kependekan dari No Execute bit, merupakan fitur sekuriti yang oleh AMD disebut juga dengan istilah ‘Enhanced Virus Protection.’ Fitur ini berguna untuk memperbaiki proteksi (perlindungan) dari gangguan program pengganggu (malware) yang mencoba mengambil alih dan mengontrol sistem.

Fitur Cool’n’Quiet mirip dengan fitur SpeedStep yang ada pada prosesor Intel.Keduanya merupakan teknologi untuk menurunkan kecepatan (clock speed) kerja prosesor yang bertujuan untuk mengurangi konsumsi daya listrik dan mengurangi panas yang ditimbulkan oleh prosesor. Apabila pengguna komputer sedang bekerja menggunakan program aplikasi ringan dan prosesor tak terbebani oleh tugas-tugas kerja yang lain, maka clock speed dan voltase yang digunakan prosesor akan menurun, besar daya yang dikonsumsi oleh prosesor juga menurun. Pernah diinformasikan bahwa prosesor yang memiliki TDP maksimum 89 Watt dapat menurun sampai 32 Watt (stepping C0) sedangkan clock speed menurun sampai 800 MHz, atau, TDP menurun sampai 22 Watt (stepping CG) dan clock speed menurun sampai 1000 MHz. Sehingga para gamer maniak melirik processor ini.....

Meskipun processor amd ini bagus,tapi masih ada kekurangannya :
1. Masalah klasik AMD adalah panas dari dulu sampai sekarang, namun itu sudah bisa diatasi dengan menggunakan kipas pendingin yang lebih baik (yang standarnya sudah mencukupi)
2. Beberapa aplikasi secara khusus ditulis untuk secara optimal digunakan di prosesor AMD, sebagai contoh benchmark dan beberapa software spesifik lainnya.
3. Tidak semua game kompatibel dengan AMD, karena adanya perbedaan instruksi dalam prosesornya, tapi jumlahnya ini amat sedikit.
4. Brand Image yang kurang tertanam di para pengguna komputer, yang rata-rata hanya mengenal Intel sebagai pemasok prosesor.









 SEJARAH PROCESSOR AMD


Pusat unit pemroses komputer sederhana dimulai pada generasi pertama di tahun 1940-an, yang pada saat itu masih berupa sekumpulan tabung kedap udara yang mirip botol. Botol-botol ini sama dengan yang yang biasa ditemukan di televisi model yang sangat kuno sekali.
Setiap CPU (Central Processing Unit) membutuhkan ribuan botol, dan daya tahannya hanya dalam beberapa jam saja. Selain itu, memiliki tingkat konsumsi daya listrik yang boros dan peregkat pendinginnya pun berukuran besar. Komputer angkatan pertama yang menggunakan CPU model ini adalah ENIAC (Electronic Numerical Integrator and Computer), yang dikembangkan oleh J.P. Eckert dan J.W. Maughly di Amerika Serikat. ENIAC terdiri atas 18.000 tabung kedap udara, yang membutuhkan ruangan seluas 18×8 meter persegi untuk pengoperasiannya.
Dari model tabung, di tahun 1948, proses komputasi mulai masuk ke “komputer generasi kedua” yang menggunakan transistor. Penggunaannya didemonstrasikan pertama kali oleh Bell Telephone Laboratories. Dengan transistor, kebutuhan listrik jadi lebih rendah dan tingkat panasnya bisa dikurangi.
Pada komputer generasi ketiga mulai digunakan semikonduktor, yang menggabungkan lusinan transistor dalam sebuah chip silikon kecil. Dengan cara ini, sebuah sirkuit elektronik yang berisi komponen-komponen yang saling terkoneksi bisa disatukan dalam sebuah sirkuit tunggal. Dari sinilah, mikroprocessor berawal.
Di awal 1970-an, sirkuit semikonduktor sudah mula dikembangkan dengan klompleksitas 1.000 transistor per sirkuitnya. Selanjutnya, pada tahun 1971, komponen yang benar-benar disebut sebagai mikroprocessor untuk pertama kalinya dibuat oleh para teknisi dari perusahaan elektronik Intel. Chip tersebut diberi nama Intel 4004 dan didesain oleh Ted Hoff, Federico Faggin, dan Stan Mazor.
Processor chp silikon tunggal ini berukuran sekitar 0,6 cm yang berisi sekitar 2.250 transistor. Komponen yang prototipenya dikembangkan sejak 1969 ini punya kemampuan memproses 4 bits informasi, dengan kecepatan sekitar 0,06 MHz saja.
Untuk harga, mikroprocessor yang pernah digunakan untuk pesawat luar angkasa Pioner 10 ini dijual seharga US$ 200. Tehitung mahal saat itu. Selanjutnya, pada tahun 1972, Intel merilis processor Intel 8008 debgab 3.500 transistor di dalamnya.
Pada tahun 1974, Motorola tidak mau ketinggalan. Ia merilis processor berjuluk Motorola 6800. Chip ini dirancang oleh Charlie Melear dan Chuck Peddle, yang dikhususkan penggunanya untuk “mesin bisnis” dan pengontrol otomotif. Inovasi baru processor untuk pengembangan PC (Personal Computer) kemudian diawali dengan dirilisnya Intel 386 pada tahun 1985, yang membuka babak baru teknologi komputer. Processor ini berdesain 32 bit, 4GB ruang untuk data dan 250.000 transistor.
Komponen keluaran Intel ini juga menjadi chip pertama yang mendukung pengalokasian data secara linier (linier addressing). Hal ini diikuti dengan dirilisnya Intel Pentium pada tahun 1993 dengan 3,1 juta transistor, dan menjadi chip yang terus berkembang baik baik hingga sekarang.
Tak perlu dipungkiri, sejak awal (Intel 4004) Intel merajai dunia mikroprocessor. Dalam perkembangan teknologi ini, Intel merintis sutau arsitektur sistem processor yang dikenal sebagai X86, yang kemudian banyak diikuti oleh produk processor lainnya. Sistem ini dimulai dari processor Intel 8086.
Bagaimana pun, bicara soal mikroprocessor tentu bukan Intel saja yang bisa disebut. Setelah akhir tahun 1980-an, beberapa pengembang chipset, sperti AMD (Anvaced Micro Devices) dan Cyrix mulai menantang Intel, dengan memproduksi sendiri chip processor “Intel-competibel”.Chip tersebut mendukung rangkaian instruksi yang ada di processor Intel. Harganya lebih murah, dan kadang mempunya kemampuan yang lebih dibandingkandengan produk Intel.
AMD mulai menggebrak pasaran dengan processor buatan sendiri tahun 1996, degan merilis AMD K5. Sebelumnya, AMD sudah membuat processor seperti AM486 pada masa Intel 386 dan 486, namun masih di bawah lisensi Intel. AMD K5 ini mendapat respon yang baik. Kemudian ada AMD K6 yang dirilis pada tahun 1997, dengan kecepatan 166 dan 200MHz. Processor ini memang dirilis untuk diadu dengan kemampuan processor Intel. Kelebihan dari processor-processor AMD adalah kemempuannya untuk di overclock.
Sama dengan AMD, setelah memproduksi processor X86 untuk Intel pada masa Intel 286 dan 386, Cyrix memutuskan untuk memebuat sendiri dengan merilis Cyrix 486 DX-4 untuk pertama kalinya di awal 90-an. Dilanjutkan pada tahun 1995, Cyrix merilis Cyrix 6X86, processor dengan kecepatan tinggi di angkatannya, yang sayangnya punya masalah pada kompatibilitas dan panas. Pada tahun 1999 Cyrix dibeli oleh VIA, perusahaan chipset asal Taiwan.
Sampai sekarang perkembangan microprocessor masih terus berlanjut dan Intel tetap merajai dunia microprocessor. Hal ini juga tidak terlepas dari Hukum Moore, yakni hukum yang dilontarkan oleh Gordon Moore pada tahun 1965. Kala itu, Moore memprediksikan jumlah transistor yang ada pada integrated circuit (IC) akan berlipat ganda setiap tahunnya.
Pernyataan ini diperbaharui Moore di tahun 1995, dengan penelitian bahwa kelipatan ganda jumlah transistor hanya akan terjadi setiap dua tahun sekali. Hukum Moore sampai sekarang menjadi panduan bagi Intel untuk memacu processornya agar semakin andal, terutama peningkatan kecepatan dengan penuerunan harga yang sangat signifikan.
Meski pertumbuhan kecepatan processor sempat mengalami masa-masa stagnan, namun pertumbuhan kecepatan processor Intel mengalami peningkatan yang mengseankan. Banyak ahli teknologi informasi di seluruh dunia, termasuk Gordon Moore, berharap hukum Moore dapat bertahan paling tidak sampai dua dekade mendatang (sejak tahun 2008).
1.2.1. Sejarah Processor Menurut Tahun
Mikroprocessor adalah sebuah IC (Integrated Circuit) yang digunakan sebagai otak/pengolah utama dalam sebuah sistem komputer. Mikroprocessor merupakan hasil dari pertumbuhan semikonduktor. Dan berdasarkan tahunnya, processor telah mengalami sejumlah perkembangan yang kian menciptakan terobosan baru dan juga canggih. Berikut ini adalah perkembangannya :
No.
TAHUN
ERA PROCESSOR
PENJELASAN
1.
1904

Dioda tabung pertama kali diciptakan oleh seorang ilmuwan dari Inggris yang bernama Sir John Ambrose Fleming (1849-1945)
2.
1906

Ditemukan trioda hasil pengembangan dioda tabung oleh seorang ilmuwan Amerika yang bernama Dr. Lee De Forest. Yang kemudian terciptalah tetroda dan pentode.
Akan tetapi penggunaan dari tabung hampa tersebut tergeser pada tahun 1960 setelah ditemukannya komponen semikonduktor.
3.
1947

Transistor diciptakan di labolatorium Bell.
4.
1965

Gordon Moore dari Fairchild semiconductor dalam sebuah artikel untuk majalan elektronik mengatakan bahwa chip semikonduktor berkembang dua kali lipat setiap dua tahun selama lebih dari tiga dekade.
5.
1968

Moore, Robert Noyce dan Andy Grove menemukan Intel Corp. untuk menjalankan bisnis “INTegrated ELectronics.”
6.
1969

Intel mengumumkan produk pertamanya, RAM statis 1101, metal oxide semiconductor (MOS) pertama di dunia. Ia memberikan sinyal pada berakhirnya era memori magnetis.
7.
1971:

Pada tahun 1971 munculah microprocessor pertama Intel , microprocessor 4004 ini digunakan pada mesin kalkulator Busicom yang didesain oleh Federico Faggin. Dengan penemuan ini maka terbukalah jalan untuk memasukkan kecerdasan buatan pada benda mati.
8.
1972

Intel mengumumkan processor 8-bit 8008. Bill Gates muda dan Paul Allen coba mengembangkan bahasa pemograman untuk chip tersebut, namun saat itu masih kurang kuat.
9.
1974

Intel memperkenalkan processor 8-bit 8080, dengan 4.500 transistor yang memiliki kinerja 10 kali pendahulunya.
10.
1975

Chip 8080 menemukan aplikasi PC pertamanya pada Altair 8800, sekaligus merevolusi PC. Gates dan Allen sukses mengembangkan bahasa dasar Altair, yang kemudian menjadi Microsoft Basic, untuk 8080.
11.
1976

Arsitektur x86 mengalami kemunduran saat Steve Jobs dan Steve Wozniak memperkenalkan Apple II computer dengan menggunakan processor 8-bit Motorola 6502.
12.
1978
8086-8088 Microprocessor
Intel memperkenalkan mikroprocessor 16-bit 8086 yang kelak menjadi standar industri pada tanggal 8 Juni.
13.
1979

Intel memperkenalkan versi dengan harga yang lebih murah dari 8086, yaitu 8088 dengan 8-bit bus.
14.
1980

Intel memperkenalkan 8087 math co-processor.
15.
1981:

IBM memilih 8088 untuk menjalankan PC-nya. Seorang eksekutif Intel kemudian mengatakannya sebagai “Kemenangan besar pertama Intel.”
16.
1982:
286 Microprocessor
IBM menandatangani Advanced Micro Devices sebagai sumber kedua Intel untuk mikroprocessor 8086 dan 8088.
17.
1982

Intel memperkenalkan processor 16-bit 80286 dengan 134.000 transistor.
18.
1984

IBM mengembangkan PC generasi kedua, 80286-based PC-AT. PC-AT yang menjalankan MS-DOS,kelak menjadi standar PC selama hampir 10 tahun.
19.
1985:
Intel386™ Microprocessor
Intel keluar dari bisnis RAM dinamis untuk fokus pada mikroprocessor, dan akhirnya ia mengeluarkan processor 80386, sebuah chip 32-bit dengan 275.000 transistor dan kemampuan menjalankan berbagai macam program sekaligus.
20.
1986

Compaq Computer melambungkan IBM dengan PC yang didasarkan pada 80386.
21.
1987

VIA Technologies didirikan di Fremont, Calif., mereka akan mejual chip set core logic x86.
22.
1989

80486 diluncurkan, dengan 1.2 juta buah transistor dan built-in math co-processor.
Intel telah memprediksi pengembangan processor multicore suatu saat pada tahun 2000-an.
23.
1990

Compaq memperkenalkan server PC pertama, yang dijalankan dengan menggunakan 80486.
24.
1993
Intel® Pentium® Processor
Transistor 3.1 juta, processor 66-MHz Pentium dengan teknologi superscalar diperkenalkan.
25.
1994

AMD dan Compaq membentuk aliansi untuk mendukung Compaq computer dengan mikroprocessor Am486.
26.
1995
Intel® Pentium® Pro Processor
Processor yang dirancang untuk digunakan pada aplikasi server dan workstation, yang dibuat untuk memproses data secara cepat, processor ini mempunyai 5,5 jt transistor yang tertanam.
27.
1997
Intel® Pentium® II Processor
Intel meluncurkan teknologi processor 64-bit Epic. Ia juga memperkenalkan MMX Pentium untuk aplikasi processor sinyal digital, yang juga mencakup grafik, audio, dan pemrosesan suara. Processor Pentium II merupakan processor yang menggabungkan Intel MMX yang dirancang secara khusus untuk mengolah data video, audio, dan grafik secara efisien. Terdapat 7.5 juta transistor terintegrasi di dalamnya sehingga dengan processor ini pengguna PC dapat mengolah berbagai data dan menggunakan internet dengan lebih baik.
28.
1998
Intel® Celeron® Processor
Intel memperkenalkan processor Celeron di bulan April. Processor Intel Celeron merupakan processor yang dikeluarkan sebagai processor yang ditujukan untuk pengguna yang tidak terlalu membutuhkan kinerja processor yang lebih cepat bagi pengguna yang ingin membangun sebuah system computer dengan budget (harga) yang tidak terlalu besar. Processor Intel Celeron ini memiliki bentuk dan formfactor yang sama dengan processor Intel jenis Pentium, tetapi hanya dengan instruksi-instruksi yang lebih sedikit, L2 cache-nya lebih kecil, kecepatan (clock speed) yang lebih lambat, dan harga yang lebih murah daripada processor Intel jenis Pentium. Dengan keluarnya processor Celeron ini maka Intel kembali memberikan sebuah processor untuk sebuah pasaran tertentu.
29.
1999

VIA mengakuisisi Cyrix Corp. dan Centaur Technology, pembuat processor x86 dan x87 co-processor.
30.
2000
Intel® Pentium® 4 Processor
Processor Pentium IV merupakan produk Intel yang kecepatan prosesnya mampu menembus kecepatan hingga 3.06 GHz. Pertama kali keluar processor ini berkecepatan 1.5GHz dengan formafactor pin 423, setelah itu intel merubah formfactor processor Intel Pentium 4 menjadi pin 478 yang dimulai dari processor Intel Pentium 4 berkecepatan 1.3 GHz sampai yang terbaru yang saat ini mampu menembus kecepatannya hingga 3.4 GHz.
31.
2001
Intel® Itanium® Processor
Itanium adalah processor pertama berbasis 64 bit yang ditujukan bagi pemakain pada server dan workstation serta pemakai tertentu. Processor ini sudah dibuat dengan struktur yang benar-benar berbeda dari sebelumnya yang didasarkan pada desain dan teknologi Intel’s Explicitly Parallel Instruction Computing ( EPIC ).
32.
2002
Intel® Itanium® 2 Processor

Itanium 2 adalah generasi kedua dari keluarga Itanium.
33.
2003

AMD memperkenalkan x86-64, versi 64-bit dari x86 instruction set.
34.
2004

AMD mendemonstrasikan x86 dual-core processor chip.
35.
2005

Intel menjual processor Dual-Core pertamanya.
36.
2006

Dell Inc. mengumumkan akan menawarkan system processor berbasis AMD.
1.3. Processor AMD (Advanced Micro Devices)

1.3.1. Sejarah dan perkembangan prosesor AMD

AMD (Advanced Micro Devices, Inc) merupakan salah satu perusahaan semikonduktor multinasional Amerika Serikat yang berbasis di Sunnyvale, California yang mengembangkan prosesor komputer dan teknologi yang terkait untuk pasar konsumen dan komersial. Produk yang utama termasuk mikroprosesor, chipset motherboard, embedded prosesor kartu grafis (GPU) dan prosesor untuk server, workstation dan komputer pribadi (PC), dan teknologi prosesor untuk perangkat genggam, televisi digital, mobil, konsol game, dan aplikasi lainnya yang terdapat sistem. AMD memiliki beberapa produk mikroprosesornya yang ditawarkan di pasaran, yakni:
  1. Turion 64
  2. Duron
  3. Sempron
  4. Kryptonite (K5)
  5. NexGen (K6 / K6 MMX / K6-2 / K6-3)
  6. Athlon (K7)
  7. Opteron (AMD64 / K8)
  8. Athlon64 (K8L)
  9. Phenom (K10)
Advanced Micro Devices (AMD) didirikan pada tanggal 1 Mei 1969, oleh sekelompok mantan eksekutif dari Fairchild Semiconductor, termasuk Jerry Sanders III, Ed Turney, John Carey, Sven Simonsen, Jack Gifford dan tiga anggota dari tim Gifford, Frank Botte, Jim Giles, dan Larry Stenger. Perusahaan ini dimulai sebagai produsen chip logika, kemudian memasuki bisnis chip RAM pada tahun 1975. Pada tahun yang sama, ini memperkenalkan klon reverse-engineered dari mikroprosesor Intel 8080. Selama periode ini, AMD juga dirancang dan diproduksi serangkaian elemen prosesor bit-slice (Am2900, Am29116, Am293xx) yang digunakan dalam desain berbagai komputer mini.
Selama waktu itu, AMD berusaha untuk merangkul perubahan yang dirasakan terhadap RISC dengan mereka sendiri 29K prosesor AMD, dan mereka berusaha untuk membuat variasi pada grafis dan perangkat audio serta memori EPROM. Ia memiliki beberapa sukses pada pertengahan 1980-an dengan AMD7910 dan AMD7911 “World Chip” modem FSK, salah satu perangkat multistandar pertama yang menutupi kedua Bell dan nada CCITT sampai dengan 1200 baud half duplex atau full duplex 300/300. The 29K AMD selamat sebagai prosesor tertanam dan Spansion AMD spin-off terus membuat memori flash industri terkemuka. AMD memutuskan untuk pindah persneling dan hanya berkonsentrasi pada mikroprosesor Intel yang kompatibel dan memori flash, menempatkan mereka dalam kompetisi langsung dengan prosesor Intel yang kompatibel untuk x86 dan memori flash mereka pasar sekunder.
Setelah akhir tahun 1980-an, beberapa pengembang chipset, sperti AMD (Anvaced Micro Devices) dan Cyrix mulai menantang Intel, dengan memproduksi sendiri chip prosesor “Intel-competibel”.
Chip tersebut mendukung rangkaian instruksi yang ada di prosesor Intel. Harganya lebih murah, dan kadang mempunya kemampuan yang lebih dibandingkandengan produk Intel.
AMD mulai menggebrak pasaran dengan prosesor buatan sendiri tahun 1996, degan merilis AMD K5. Sebelumnya, AMD sudah membuat prosesor seperti AM486 pada masa Intel 386 dan 486, namun masih di bawah lisensi Intel. AMD K5 ini mendapat respon yang baik.
Kemudian ada AMD K6 yang dirilis pada tahun 1997, dengan kecepatan 166 dan 200MHz. Prosesor ini memang dirilis untuk diadu dengan kemampuan prosesor Intel. Kelebihan dari prosesor-prosesor AMD adalah kemempuannya untuk di overclock.
Sama dengan AMD, setelah memproduksi prosesor X86 untuk Intel pada masa Intel 286 dan 386, Cyrix memutuskan untuk memebuat sendiri dengan merilis Cyrix 486 DX-4 untuk pertama kalinya di awal 90-an. Dilanjutkan pada tahun 1995, Cyrix merilis Cyrix 6X86, prosesor dengan kecepatan tinggi di angkatannya, yang sayangnya punya masalah pada kompatibilitas dan panas. Pada tahun 1999 Cyrix dibeli oleh VIA, perusahaan chipset asal Taiwan.
Sampai sekarang perkembangan microprosesor masih terus berlanjut dan Intel tetap merajai dunia microprosesor. Hal ini juga tidak terlepas dari Hukum Moore, yakni hukum yang dilontarkan oleh Gordon Moore pada tahun 1965. Kala itu, Moore memprediksikan jumlah transistor yang ada pada integrated circuit (IC) akan berlipat ganda setiap tahunnya.
Pernyataan ini diperbaharui Moore di tahun 1995, dengan penelitian bahwa kelipatan ganda jumlah transistor hanya akan terjadi setiap dua tahun sekali. Hukum Moore sampai sekarang menjadi panduan bagi Intel untuk memacu prosesornya agar semakin andal, terutama peningkatan kecepatan dengan penuerunan harga yang sangat signifikan.
Meski pertumbuhan kecepatan prosesor sempat mengalami masa-masa stagnan, namun pertumbuhan kecepatan prosesor Intel mengalami peningkatan yang mengseankan. Banyak ahli teknologi informasi di seluruh dunia, termasuk Gordon Moore, berharap hukum Moore dapat bertahan paling tidak sampai dua dekade mendatang (sejak tahun 2008).
AMD adalah terbesar kedua pemasok global mikroprosesor berdasarkan arsitektur x86 setelah Intel Corporation, dan ketiga terbesar pemasok unit pengolahan grafis. Ia juga memiliki 21 persen dari Spansion, pemasok non-volatile memori flash. Pada tahun 2007, AMD berada pada peringkat kesebelas antara produsen semikonduktor dari segi pendapatan. Pabrik pertamanya berada wilayah di Austin, Texas, Amerika dan pabrik kedua berada di Dresden, Jerman yang ditetapkan untuk memproduksi Athlon saja.
Meskipun kiprahnya dalam dunia mobile processor masih dapat dibilang baru dibandingkan Intel, sepak terjang AMD memiliki beberapa cerita unik yang patut dituturkan.
Pada tahun 2003, tampaknya perseteruan antara Int el dan AMD berada pada tingkat tertingginya dan mempengaruhi perkembangan prosesor mobile dari AMD. Peluncuran prosesor Intel Pentium 4 revisi C, tidak menimbulkan sifat reaktif AMD dengan meluncurkan prosesor baru. AMD lebih memilih untuk diam dan lebih mengkonsentrasikan untuk membawa prosesor generasi kedelapan secepatnya ke tangan konsumen.
Penantian yang panjang ini akhirnya direalisasikan oleh AMD dengan memperkenalkan prosesor generasi kedelapan yang disebut dengan nama Athlon 64 pada akhir tahun 2003. Perkenalan Athlon 64 langsung membuat penikmat dan pemerhati teknologi komputer jatuh cinta pada prosesor tersebut. Salah satu feature utama yang mengontribusikan tingginya kinerja prosesor Athlon 64 adalah penyertaan on-die memory controller. Feature tersebut berarti kecepatan akses memori menjadi tinggi karena berjalan dengan kecepatan yang sama dengan kecepatan prosesor. Athlon bukan satu-satunya prosesor desktop yang dipilih untuk dijadikan prosesor mobile saja. Beberapa model prosesor AMD Sempron juga digunakan sebagai prosesor mobile.
Pada awalnya, Sempron merupakan produk kelas bawah dari Athlon XP yang ditujukan untuk konsumen dengan dana minimal. Namun pada akhir daur hidup prosesor AMD generasi ketujuh, Sempron merupakan skema penamaan ulang Athlon XP, khususnya pada versi Barton yang diluncurkan bulan September tahun 2004. Oleh karena itu, semua feature Athlon XP juga terdapat di dalamnya.
Untuk prosesor generasi kedelapan, AMD mengambil dua rute yang cukup berbeda dalam menawarkan prosesor mobile-nya. Pada pasar menengah ke bawah, AMD masih tetap menggunakan nama Sempron pada prosesor mobile generasi kedelapannya. Namun untuk pasar prosesor mobile menengah ke atas, AMD memutuskan untuk mengusung sebuah nama baru, yaitu Turion 64.
Ketika AMD merancang generasi ke-delapan dari prosesor mereka, AMD menaruh perhatian yang cukup besar pada pengembangan prosesor mobile. Tampaknya, AMD cukup serius menantang Intel di setiap segmen pasar prosesor. Pada pertengahan tahun 2005, Turion 64 diluncurkan oleh AMD untuk menghadang laju Intel yang cukup sukses dengan prosesor mobilenya, yaitu Pentium M.
Secara teknis, Turion 64 adalah Mobile Athlon 64 yang diganti namanya dengan proses produksi 90 nm. Prosesor ini bekerja dengan mendukung memory controller single channel DDR400.
Kehadiran Turion 64 membuka sebuah peluang pasar baru bagi AMD. Salah satu keunggulan yang dimiliki pada waktu peluncuran pertamanya adalah dukungan ekstensi 64-bit secara default oleh Turion 64. Hal ini memang terkesan sederhana karena pada waktu itu, aplikasi yang menggunakan ekstensi 64-bit masih sedikit. Akan tetapi, bagi mereka yang menginginkan investasi mereka dihargai dengan inovasi, penggunaan Turion 64-bit dapat diartikan bahwa mereka tidak perlu lagi melakukan upgrade notebook ketika aplikasi 64-bit sudah menjadi mainstream.Keunggulan lainnya yang dimiliki oleh prosesor AMD mobile terbaru ini adalah sifatnya yang stand-alone atau berdiri sendiri (tidak seperti platform Centrino ciptaan Intel). Dengan skema kemandirian ini, notebook dengan prosesor Turion 64 dapat dijual dengan harga yang relatif lebih murah karena tidak diperlukannya peralatan yang telah disertifikasi dan disetujui oleh AMD.
Dan pada akhirnya, produsen notebook bebas memilih kombinasi perlengkapan dan peripheral yang dapat digunakan dengan Turion 64. Sayangnya, dengan skema kemandirian tersebut, kualitas dan kinerja notebook berbasis prosesor Turion 64 cukup bervariasi dari satu merek ke merek lain.Meskipun telah beberapa kali ditunda, akhirnya pada bulan Mei 2006, AMD mengumumkan peluncuran
Turion 64 X2, merupakan generasi penerus Turion 64 tersebut hadir dengan teknologi dua inti dan beberapa peningkatan fitur. Tidak hanya sekadar menambahkan inti kedua saja, Turion 64 X2 membawa beberapa perubahan yang cukup signifikan sebagai berikut; penggunaan memori DDR2 berkecepatan 667 MHz, penggunaan interface pin yang baru dengan nama S1, teknologi virtualisasi, dan dukungan manajemen suhu terbaru.Penggunaan memori DDR2 dengan bandwidth yang lebih besar ini memungkinkan notebook dengan prosesor Turion 64 X2 memiliki kinerja yang lebih tinggi dibandingkan dengan Turion 64. Sementara itu, AMD menjanjikan penggunaan daya yang sama dengan Turion 64 meskipun Turion 64 X2 menggunakan dua inti. Secara teoritis, hal tersebut memang dapat dilaksanakan karena AMD menerapkan beberapa teknologi pengatur suhu yang baru, seperti; Penerapan deeper sleep mode yang mengizinkan Turion 64 X2 menggunakan listrik sesedikit mungkin ketika sedang tidak digunakan. Dengan penggunaan dua inti, Turion 64 X2 dibekali dengan skema pengaturan daya pada tiap-tiap inti. Hal ini tentunya mengizinkan pembagian daya yang lebih tepat untuk tiap-tiap inti sehingga memaksimalkan penggunaan daya.Dari segi penamaan, AMD masih berpegang teguh dengan skema penamaan dua buah huruf yang dikombinasikan dengan angka. Ini dimaksudkan untuk memberitahukan kepada khalayak mengenai tingkat konsumsi daya Turion 64 X2 dan kinerja yang dimilikinya. Sebelumnya, dengan Turion 64, AMD menggunakan skema penamaan yang sama. Format yang AMD gunakan untuk penamaan prosesor Turion 64 dan Turion 64 X2 adalah AA-11. Huruf pertama dari format tersebut melambangkan jenis prosesornya, Turion 64 menggunakan huruf “M” sedangkan Turion 64 X2 menggunakan huruf “T”. Huruf kedua yang digunakan pada skema penamaan ini adalah tingkat konsumsi daya dimana abjad terawal (A) melambangkan tingkat konsumsi daya tertinggi, sedangkan abjad terakhir (Z) melambangkan konsumsi daya yang terhemat. Sementara itu, dua angka terakhir melambangkan nilai kinerja yang dimiliki prosesor tersebut. Tampaknya kali ini, AMD tidak lagi menggunakan Performance Rating (PR) yang diperbandingkan dengan kecepatan prosesor Intel. Nilai kinerja yang digunakan pada penamaan Turion 64 dan Turion 64 X2 murni melambangkan perbandingan kinerja dari jajaran prosesor seri Turion 64. Sebagai contoh; prosesor TL-50 (Turion 64 X2) yang memiliki kecepatan 1.6 GHz memiliki kinerja yang lebih tinggi dibandingkan ML-30 (Turion 64) meskipun juga berjalan dengan kecepatan yang sama.
1.3.2. Spesifikasi Processor AMD Turion

Single-core mobile processors

Turion 64

“Lancaster” (90 nm)

Model number
Frequency
L2 cache
HT
Multi
Voltage
TDP
Socket
Release date
Order part number
Turion 64 ML-28
1600 MHz
512 KB
800 MHz
8x
1.35
35 W
Socket 754
June 22, 2005
TMDML28BKX4LD
Turion 64 ML-30
1600 MHz
1024 KB
800 MHz
8x
1.35
35 W
Socket 754
March 10, 2005
TMDML30BKX5LD
Turion 64 ML-32
1800 MHz
512 KB
800 MHz
9x
1.35
35 W
Socket 754
March 10, 2005
TMDML32BKX4LD
Turion 64 ML-34
1800 MHz
1024 KB
800 MHz
9x
1.35
35 W
Socket 754
March 10, 2005
TMDML34BKX5LD
Turion 64 ML-37
2000 MHz
1024 KB
800 MHz
10x
1.35
35 W
Socket 754
March 10, 2005
TMDML37BKX5LD
Turion 64 ML-40
2200 MHz
1024 KB
800 MHz
11x
1.35
35 W
Socket 754
June 22, 2005
TMDML40BKX5LD
Turion 64 ML-42
2400 MHz
512 KB
800 MHz
12x
1.35
35 W
Socket 754
October 4, 2005
TMDML42BKX4LD
Turion 64 ML-44
2400 MHz
1024 KB
800 MHz
12x
1.35
35 W
Socket 754
January 4, 2006
TMDML44BKX5LD
Turion 64 MT-28
1600 MHz
512 KB
800 MHz
8x
1.2
25 W
Socket 754
June 22, 2005
TMSMT28BQX4LD
Turion 64 MT-30
1600 MHz
1024 KB
800 MHz
8x
1.2
25 W
Socket 754
March 10, 2005
TMSMT30BQX5LD
Turion 64 MT-32
1800 MHz
512 KB
800 MHz
9x
1.2
25 W
Socket 754
March 10, 2005
TMSMT32BQX4LD
Turion 64 MT-34
1800 MHz
1024 KB
800 MHz
9x
1.2
25 W
Socket 754
March 10, 2005
TMSMT34BQX5LD
Turion 64 MT-37
2000 MHz
1024 KB
800 MHz
10x
1.2
25 W
Socket 754
August 8, 2005
TMSMT37BQX5LD
Turion 64 MT-40
2200 MHz
1024 KB
800 MHz
11x
1.2
25 W
Socket 754
August 8, 2005
TMSMT40BQX5LD

“Richmond” (90 nm)

Model number
Frequency
L2 cache
HT
Multi
Voltage
TDP
Socket
Release date
Order part number
Turion 64 MK-36
2000 MHz
512 KB
800 MHz
10x
1.15
31 W
Socket S1g1
September 1, 2006
TMDMK36HAX4CM
Turion 64 MK-38
2200 MHz
512 KB
800 MHz
11x
1.15
31 W
Socket S1g1
Q1 2007
TMDMK38HAX4CM

Dual-core mobile processors

Turion 64 X2

“Taylor” (90 nm)

Model number
Frequency
L2 cache
HT
Multi
Voltage
TDP
Socket
Release date
Order part number
Turion 64 X2 TL-50
1600 MHz
2 × 256 KB
800 MHz
8x
0.8 – 1.1
31 W
Socket S1g1
May 17, 2006
TMDTL50HAX4CT

“Trinidad” (90 nm)

Model number
Frequency
L2 cache
HT
Multi
Voltage
TDP
Socket
Release date
Order part number
Turion 64 X2 TL-52
1600 MHz
2 × 512 KB
800 MHz
8x
0.8-1.125
31 W
Socket S1g1
May 17, 2006
TMDTL52HAX5CT
Turion 64 X2 TL-56
1800 MHz
2 × 512 KB
800 MHz
9x
0.8-1.125
33 W
Socket S1g1
May 17, 2006
TMDTL56HAX5CT
Turion 64 X2 TL-60
2000 MHz
2 × 512 KB
800 MHz
10x
0.8-1.125
35 W
Socket S1g1
May 17, 2006
TMDTL60HAX5CT
Turion 64 X2 TL-64
2200 MHz
2 × 512 KB
800 MHz
11x
0.8-1.125
35 W
Socket S1g1
January 30, 2007
TMDTL64HAX5CT

Turion 64 X2

“Tyler” (65 nm)

Model Number
Frequency
L2-Cache
HT
Multiplier
Voltage
TDP
Socket
Release date
Order Part Number
Turion 64 X2 TL-56
1800 MHz
2 x 512 KB
800 MHz
9x
1.075/1.10/1.125 V
31 W
Socket S1g1
May 7, 2007
TMDTL56HAX5DC
Turion 64 X2 TL-56
1800 MHz
2 x 512 KB
800 MHz
9x
1.075/1.10/1.125 V
35 W
Socket S1g1
May 7, 2007
TMDTL56HAX5DM
Turion 64 X2 TL-58
1900 MHz
2 x 512 KB
800 MHz
9.5x
1.075/1.10/1.125 V
31 W
Socket S1g1
May 7, 2007
TMDTL58HAX5DC
Turion 64 X2 TL-58
1900 MHz
2 x 512 KB
800 MHz
9.5x
1.075/1.10/1.125 V
35 W
Socket S1g1
May 7, 2007
TMDTL58HAX5DM
Turion 64 X2 TL-60
2000 MHz
2 x 512 KB
800 MHz
10x
1.075/1.10/1.125 V
31 W
Socket S1g1
May 7, 2007
TMDTL60HAX5DC
Turion 64 X2 TL-60
2000 MHz
2 x 512 KB
800 MHz
10x
1.075/1.10/1.125 V
35 W
Socket S1g1
May 7, 2007
TMDTL60HAX5DM
Turion 64 X2 TL-62
2100 MHz
2 x 512 KB
800 MHz
10.5x
1.075/1.10/1.125 V
35 W
Socket S1g1
May 7, 2007
TMDTL62HAX5DM
Turion 64 X2 TL-64
2200 MHz
2 x 512 KB
800 MHz
11x
1.075/1.10/1.125 V
35 W
Socket S1g1
May 7, 2007
TMDTL64HAX5DC
Turion 64 X2 TL-64
2200 MHz
2 x 512 KB
800 MHz
11x
1.075/1.10/1.125 V
35 W
Socket S1g1
May 7, 2007
TMDTL64HAX5DM
Turion 64 X2 TL-66
2300 MHz
2 x 512 KB
800 MHz
11.5x
1.075/1.10/1.125 V
35 W
Socket S1g1
May 7, 2007
TMDTL66HAX5DC
Turion 64 X2 TL-66
2300 MHz
2 x 512 KB
800 MHz
11.5x
1.075/1.10/1.125 V
35 W
Socket S1g1
May 7, 2007
TMDTL66HAX5DM
Turion 64 X2 TL-68
2400 MHz
2 x 512 KB
800 MHz
12x
1.075/1.10/1.125 V
35 W
Socket S1g1
Dec 19, 2007
TMDTL68HAX5DM

Turion X2 / Turion X2 Ultra

“Lion” (65 nm)

Model number
Frequency
L2 cache
HT
Multi
Voltage
TDP
Socket
Release date
Order part number
Turion X2 Ultra ZM-80
2100 MHz
2 x 1 MB
1800 MHz
10.5x
0.75-1.2
32 W
Socket S1g2
June 4, 2008
TMZM80DAM23GG
Turion X2 Ultra ZM-82
2200 MHz
2 x 1 MB
1800 MHz
11x
0.75-1.2
35 W
Socket S1g2
June 4, 2008
TMZM82DAM23GG
Turion X2 Ultra ZM-84
2300 MHz
2 x 1 MB
1800 MHz
11.5x
0.75-1.2
35 W
Socket S1g2
Q3 2008
TMZM84DAM23GG
Turion X2 Ultra ZM-85
2300 MHz
2 x 1 MB
2200 MHz
11.5x
0.75-1.2
35 W
Socket S1g2
Q3 2008
TMZM85DAM23GG
Turion X2 Ultra ZM-86
2400 MHz
2 x 1 MB
1800 MHz
12x
0.75-1.2
35 W
Socket S1g2
June 4, 2008
TMZM86DAM23GG
Turion X2 Ultra ZM-87
2400 MHz
2 x 1 MB
2200 MHz
12x
0.75-1.2
35 W
Socket S1g2
Q3 2008
TMZM87DAM23GG
Turion X2 Ultra ZM-88
2500 MHz
2 x 1 MB
1800 MHz
12.5x
0.75-1.2
35 W
Socket S1g2
Q3 2008
TMZM88DAM23GG
Turion X2 RM-70
2000 MHz
2 x 512 KB
1800 MHz
10x
0.75-1.2
31 W
Socket S1g2
June 4, 2008
TMRM70DAM22GG
Turion X2 RM-72
2100 MHz
2 x 512 KB
1800 MHz
10.5x
0.75-1.2
35 W
Socket S1g2
Q3 2008
TMRM72DAM22GG
Turion X2 RM-74
2200 MHz
2 x 512 KB
1800 MHz
11x
0.75-1.2
35 W
Socket S1g2
Q4 2008
TMRM74DAM22GG
Turion X2 RM-75
2200 MHz
2 x 512 KB
2000 MHz
11x
0.75-1.2
35 W
Socket S1g2
Q4 2008
TMRM75DAM22GG
Turion X2 RM-76
2300 MHz
2 x 512 KB
1800 MHz
11.5x
0.75-1.2
35 W
Socket S1g2
Q4 2008
TMRM76DAM22GG
Turion X2 RM-77
2300 MHz
2 x 512 KB
2000 MHz
11.5x
0.75-1.2
35 W
Socket S1g2
Q4 2008
TMRM77DAM22GG








NAMA : MUHSYARIF FIRDAUS
CLASS : XII TKJ 2
NO       : 22







DAFTAR PUSTAKA
http://reefmaulana.blogdetik.com/2009/10/23/sejarah-processor-dari-pertama-di-temukan-sampai-sekarang/
http://babesajabu.wordpress.com/2009/06/17/pengertian-dan-jenis-processor/
http://sobatpc.com/sejarah-dan-perkembangan-prosesor-amd/
http://netterprawira.wordpress.com/2009/10/25/sejarah-processor-amd/
http://10110104.blog.unikom.ac.id/sejarah-amd.ke
http://info-utama.blogspot.com/2008/12/prosesor-amd-turion.html
http://zhosthea.blogspot.com/2010/04/teknologi-amd-turion.html
http://en.wikipedia.org/wiki/List_of_AMD_Turion_microprocessors