AMD (Advanced Micro Devices, Inc) merupakan
salah satu perusahaan semikonduktor multinasional Amerika Serikat yang berbasis
di Sunnyvale, California yang mengembangkan prosesor komputer dan teknologi
yang terkait untuk pasar konsumen dan komersial. Produk yang utama termasuk
mikroprosesor, chipset motherboard, embedded prosesor kartu grafis (GPU) dan
prosesor untuk server, workstation dan komputer pribadi (PC), dan teknologi
prosesor untuk perangkat genggam, televisi digital, mobil, konsol game, dan
aplikasi lainnya yang terdapat sistem.
Kelebihan atau
Keunggulan AMD dibandingkan intel, AMD sejak zaman athlon 64 memiliki
fitur-fitur seperti:
- Hyper Transport Tekhnologi Penggandaan Bus pada jalur system sehingga data yang dapat diantar dalam satu waktu lebih banyak karena lalu lintas data yang lebih cepat.
- Enhanced Virus Protection (EVP) Tekhnologi yang memungkinkan processor untuk mengenali virus dan sejenisnya sehingga eksekusi terhadap data tersebut tidak akan dilanjutkan oleh processor.
- Integrated Memory Controller Memungkinkan Processor untuk melakukan pengaksesan memory langsung tanpa melewati chipset northbridge terlebih dahulu.
- Dual Core Pemasangan 2 buah core pada satu processor yang berarti terdapat 2 pengeksekusi perintah dalam satu processor.
- Cool’n’Quiet Peningkatan kinerja prosesor sering meningkatkan konsumsi power dan kebisingan. Dengan teknologi ini memungkinkan penggunaan power yang efektif dan sistem yang lebih hening saat menggunakan kinerja sesuai dengan kebutuhan.
- AMD64 Technology Teknologi untuk menjalankan aplikasi-aplikasi yang berbasis 64 bit.
Di dalam prosesor AMD
ini juga memiliki beberapa kekurangan di bandingkan prosesor Intel,
kekuranganya sebagai berikut :
- Masalah klasik AMD adalah panas dari dulu sampai sekarang, namun itu sudah bisa diatasi dengan menggunakan kipas pendingin yang lebih baik (yang standarnya sudah mencukupi
- Beberapa aplikasi secara khusus ditulis untuk secara optimal digunakan di prosesor AMD, sebagai contoh benchmark dan beberapa software spesifik lainnya.
- Tidak semua game kompatibel dengan AMD, karena adanya perbedaan instruksi dalam prosesornya, tapi jumlahnya ini amat sedikit.
- Brand Image yang kurang tertanam di para pengguna komputer, yang rata-rata hanya mengenal Intel sebagai pemasok prosesor
5. Kelebihan dan
Kekurangan Prosesor AMD
6. Kelebihan dan
Kekurangan Prosesor AMD
7. Sumber :
www.amd.com
8.
Dibandingkan intel, AMD sejak zaman athlon64 memiliki
fitur-fitur seperti:
- Hyper Transport Tekhnologi Penggandaan Bus pada jalur system sehingga data yang dapat diantar dalam satu waktu lebih banyak karena lalu lintas data yang lebih cepat.
- Enhanced Virus Protection (EVP) Tekhnologi yang memungkinkan processor untuk mengenali virus dan sejenisnya sehingga eksekusi terhadap data tersebut tidak akan dilanjutkan oleh processor.
- Integrated Memory Controller Memungkinkan Processor untuk melakukan pengaksesan memory langsung tanpa melewati chipset northbridge terlebih dahulu.
- Dual Core Pemasangan 2 buah core pada satu processor yang berarti terdapat 2 pengeksekusi perintah dalam satu processor.
- Cool’n’Quiet Peningkatan kinerja prosesor sering meningkatkan konsumsi power dan kebisingan. Dengan teknologi ini memungkinkan penggunaan power yang efektif dan sistem yang lebih hening saat menggunakan kinerja sesuai dengan kebutuhan.-
- AMD64 Technology Teknologi untuk menjalankan aplikasi-aplikasi yang berbasis 64 bit.
Dari semua processor yang diproduksi AMD, hampir semuanya adalah lawan bagi processor intel. Inilah daftar processor AMD yang menjadi tandingan intel:
AMD intel
Versi Value : AMD Sempron intel celeron
versi Single Core mainstream : AMD Athlon 64 intel pentium 4
Versi Dual Core : AMD Athlon X2 intel core 2 duo
Versi Quad Core : AMD Phenom X4 intel core 2 quad
Versi High Extreme : AMD Opteron X4 intel core 2 extreme
uniknya, AMD mengeluarkan processor 3 inti yaitu AMD Phenom X3. Padahal releasenya tidak lama setelah mereka mengeluarkan AMD Phenom X4.
Tambah lagi harganya yang murah, fitur MMX,SSE,SSE2,Enhanced 3DNow!,NX bit,AMD64 (implementasi AMD’s X86-64), dan Cool’n'Quiet kecuali prosesor Athlon 64 FX SledgeHammer. Prosesor ini dilengkapi fitur-fitur tadi kecuali fitur Cool’n'Quiet. Bahkan sebagian varian prosesor Athlon 64, juga diperkaya dengan tambahan fitur-fitur lainnya, misalnya fitur SSE3 dan AMD Virtualization.
Nxbit kependekan dari No Execute bit, merupakan fitur sekuriti yang oleh AMD disebut juga dengan istilah ‘Enhanced Virus Protection.’ Fitur ini berguna untuk memperbaiki proteksi (perlindungan) dari gangguan program pengganggu (malware) yang mencoba mengambil alih dan mengontrol sistem.
Fitur Cool’n’Quiet mirip dengan fitur SpeedStep yang ada pada prosesor Intel.Keduanya merupakan teknologi untuk menurunkan kecepatan (clock speed) kerja prosesor yang bertujuan untuk mengurangi konsumsi daya listrik dan mengurangi panas yang ditimbulkan oleh prosesor. Apabila pengguna komputer sedang bekerja menggunakan program aplikasi ringan dan prosesor tak terbebani oleh tugas-tugas kerja yang lain, maka clock speed dan voltase yang digunakan prosesor akan menurun, besar daya yang dikonsumsi oleh prosesor juga menurun. Pernah diinformasikan bahwa prosesor yang memiliki TDP maksimum 89 Watt dapat menurun sampai 32 Watt (stepping C0) sedangkan clock speed menurun sampai 800 MHz, atau, TDP menurun sampai 22 Watt (stepping CG) dan clock speed menurun sampai 1000 MHz. Sehingga para gamer maniak melirik processor ini.....
Meskipun processor amd ini bagus,tapi masih ada kekurangannya :
1. Masalah klasik AMD adalah panas dari dulu sampai sekarang, namun itu sudah bisa diatasi dengan menggunakan kipas pendingin yang lebih baik (yang standarnya sudah mencukupi)
2. Beberapa aplikasi secara khusus ditulis untuk secara optimal digunakan di prosesor AMD, sebagai contoh benchmark dan beberapa software spesifik lainnya.
3. Tidak semua game kompatibel dengan AMD, karena adanya perbedaan instruksi dalam prosesornya, tapi jumlahnya ini amat sedikit.
4. Brand Image yang kurang tertanam di para pengguna komputer, yang rata-rata hanya mengenal Intel sebagai pemasok prosesor.
- Hyper Transport Tekhnologi Penggandaan Bus pada jalur system sehingga data yang dapat diantar dalam satu waktu lebih banyak karena lalu lintas data yang lebih cepat.
- Enhanced Virus Protection (EVP) Tekhnologi yang memungkinkan processor untuk mengenali virus dan sejenisnya sehingga eksekusi terhadap data tersebut tidak akan dilanjutkan oleh processor.
- Integrated Memory Controller Memungkinkan Processor untuk melakukan pengaksesan memory langsung tanpa melewati chipset northbridge terlebih dahulu.
- Dual Core Pemasangan 2 buah core pada satu processor yang berarti terdapat 2 pengeksekusi perintah dalam satu processor.
- Cool’n’Quiet Peningkatan kinerja prosesor sering meningkatkan konsumsi power dan kebisingan. Dengan teknologi ini memungkinkan penggunaan power yang efektif dan sistem yang lebih hening saat menggunakan kinerja sesuai dengan kebutuhan.-
- AMD64 Technology Teknologi untuk menjalankan aplikasi-aplikasi yang berbasis 64 bit.
Dari semua processor yang diproduksi AMD, hampir semuanya adalah lawan bagi processor intel. Inilah daftar processor AMD yang menjadi tandingan intel:
AMD intel
Versi Value : AMD Sempron intel celeron
versi Single Core mainstream : AMD Athlon 64 intel pentium 4
Versi Dual Core : AMD Athlon X2 intel core 2 duo
Versi Quad Core : AMD Phenom X4 intel core 2 quad
Versi High Extreme : AMD Opteron X4 intel core 2 extreme
uniknya, AMD mengeluarkan processor 3 inti yaitu AMD Phenom X3. Padahal releasenya tidak lama setelah mereka mengeluarkan AMD Phenom X4.
Tambah lagi harganya yang murah, fitur MMX,SSE,SSE2,Enhanced 3DNow!,NX bit,AMD64 (implementasi AMD’s X86-64), dan Cool’n'Quiet kecuali prosesor Athlon 64 FX SledgeHammer. Prosesor ini dilengkapi fitur-fitur tadi kecuali fitur Cool’n'Quiet. Bahkan sebagian varian prosesor Athlon 64, juga diperkaya dengan tambahan fitur-fitur lainnya, misalnya fitur SSE3 dan AMD Virtualization.
Nxbit kependekan dari No Execute bit, merupakan fitur sekuriti yang oleh AMD disebut juga dengan istilah ‘Enhanced Virus Protection.’ Fitur ini berguna untuk memperbaiki proteksi (perlindungan) dari gangguan program pengganggu (malware) yang mencoba mengambil alih dan mengontrol sistem.
Fitur Cool’n’Quiet mirip dengan fitur SpeedStep yang ada pada prosesor Intel.Keduanya merupakan teknologi untuk menurunkan kecepatan (clock speed) kerja prosesor yang bertujuan untuk mengurangi konsumsi daya listrik dan mengurangi panas yang ditimbulkan oleh prosesor. Apabila pengguna komputer sedang bekerja menggunakan program aplikasi ringan dan prosesor tak terbebani oleh tugas-tugas kerja yang lain, maka clock speed dan voltase yang digunakan prosesor akan menurun, besar daya yang dikonsumsi oleh prosesor juga menurun. Pernah diinformasikan bahwa prosesor yang memiliki TDP maksimum 89 Watt dapat menurun sampai 32 Watt (stepping C0) sedangkan clock speed menurun sampai 800 MHz, atau, TDP menurun sampai 22 Watt (stepping CG) dan clock speed menurun sampai 1000 MHz. Sehingga para gamer maniak melirik processor ini.....
Meskipun processor amd ini bagus,tapi masih ada kekurangannya :
1. Masalah klasik AMD adalah panas dari dulu sampai sekarang, namun itu sudah bisa diatasi dengan menggunakan kipas pendingin yang lebih baik (yang standarnya sudah mencukupi)
2. Beberapa aplikasi secara khusus ditulis untuk secara optimal digunakan di prosesor AMD, sebagai contoh benchmark dan beberapa software spesifik lainnya.
3. Tidak semua game kompatibel dengan AMD, karena adanya perbedaan instruksi dalam prosesornya, tapi jumlahnya ini amat sedikit.
4. Brand Image yang kurang tertanam di para pengguna komputer, yang rata-rata hanya mengenal Intel sebagai pemasok prosesor.
SEJARAH PROCESSOR AMD
Pusat unit pemroses komputer sederhana dimulai pada generasi
pertama di tahun 1940-an, yang pada saat itu masih berupa sekumpulan tabung
kedap udara yang mirip botol. Botol-botol ini sama dengan yang yang biasa
ditemukan di televisi model yang sangat kuno sekali.
Setiap CPU (Central Processing Unit) membutuhkan ribuan botol, dan daya tahannya hanya dalam beberapa jam saja. Selain itu, memiliki tingkat konsumsi daya listrik yang boros dan peregkat pendinginnya pun berukuran besar. Komputer angkatan pertama yang menggunakan CPU model ini adalah ENIAC (Electronic Numerical Integrator and Computer), yang dikembangkan oleh J.P. Eckert dan J.W. Maughly di Amerika Serikat. ENIAC terdiri atas 18.000 tabung kedap udara, yang membutuhkan ruangan seluas 18×8 meter persegi untuk pengoperasiannya.
Setiap CPU (Central Processing Unit) membutuhkan ribuan botol, dan daya tahannya hanya dalam beberapa jam saja. Selain itu, memiliki tingkat konsumsi daya listrik yang boros dan peregkat pendinginnya pun berukuran besar. Komputer angkatan pertama yang menggunakan CPU model ini adalah ENIAC (Electronic Numerical Integrator and Computer), yang dikembangkan oleh J.P. Eckert dan J.W. Maughly di Amerika Serikat. ENIAC terdiri atas 18.000 tabung kedap udara, yang membutuhkan ruangan seluas 18×8 meter persegi untuk pengoperasiannya.
Dari model tabung, di tahun 1948, proses komputasi mulai masuk ke
“komputer generasi kedua” yang menggunakan transistor. Penggunaannya
didemonstrasikan pertama kali oleh Bell Telephone Laboratories. Dengan
transistor, kebutuhan listrik jadi lebih rendah dan tingkat panasnya bisa
dikurangi.
Pada komputer generasi ketiga mulai digunakan semikonduktor, yang
menggabungkan lusinan transistor dalam sebuah chip silikon kecil. Dengan cara
ini, sebuah sirkuit elektronik yang berisi komponen-komponen yang saling
terkoneksi bisa disatukan dalam sebuah sirkuit tunggal. Dari sinilah,
mikroprocessor berawal.
Di awal 1970-an, sirkuit semikonduktor sudah mula dikembangkan
dengan klompleksitas 1.000 transistor per sirkuitnya. Selanjutnya, pada tahun
1971, komponen yang benar-benar disebut sebagai mikroprocessor untuk pertama
kalinya dibuat oleh para teknisi dari perusahaan elektronik Intel. Chip
tersebut diberi nama Intel 4004 dan didesain oleh Ted Hoff, Federico Faggin,
dan Stan Mazor.
Processor chp silikon tunggal ini berukuran sekitar 0,6 cm yang
berisi sekitar 2.250 transistor. Komponen yang prototipenya dikembangkan sejak
1969 ini punya kemampuan memproses 4 bits informasi, dengan kecepatan sekitar
0,06 MHz saja.
Untuk harga, mikroprocessor yang pernah digunakan untuk pesawat
luar angkasa Pioner 10 ini dijual seharga US$ 200. Tehitung mahal saat itu.
Selanjutnya, pada tahun 1972, Intel merilis processor Intel 8008 debgab 3.500
transistor di dalamnya.
Pada tahun 1974, Motorola tidak mau ketinggalan. Ia merilis
processor berjuluk Motorola 6800. Chip ini dirancang oleh Charlie Melear dan
Chuck Peddle, yang dikhususkan penggunanya untuk “mesin bisnis” dan pengontrol
otomotif. Inovasi baru processor untuk pengembangan PC (Personal Computer)
kemudian diawali dengan dirilisnya Intel 386 pada tahun 1985, yang membuka
babak baru teknologi komputer. Processor ini berdesain 32 bit, 4GB ruang untuk
data dan 250.000 transistor.
Komponen keluaran Intel ini juga menjadi chip pertama yang
mendukung pengalokasian data secara linier (linier addressing). Hal ini diikuti
dengan dirilisnya Intel Pentium pada tahun 1993 dengan 3,1 juta transistor, dan
menjadi chip yang terus berkembang baik baik hingga sekarang.
Tak perlu dipungkiri, sejak awal (Intel 4004) Intel merajai dunia
mikroprocessor. Dalam perkembangan teknologi ini, Intel merintis sutau
arsitektur sistem processor yang dikenal sebagai X86, yang kemudian banyak
diikuti oleh produk processor lainnya. Sistem ini dimulai dari processor Intel
8086.
Bagaimana pun, bicara soal mikroprocessor tentu bukan Intel saja
yang bisa disebut. Setelah akhir tahun 1980-an, beberapa pengembang chipset,
sperti AMD (Anvaced Micro Devices) dan Cyrix mulai menantang Intel, dengan
memproduksi sendiri chip processor “Intel-competibel”.Chip tersebut mendukung
rangkaian instruksi yang ada di processor Intel. Harganya lebih murah, dan
kadang mempunya kemampuan yang lebih dibandingkandengan produk Intel.
AMD mulai menggebrak pasaran dengan processor buatan sendiri tahun
1996, degan merilis AMD K5. Sebelumnya, AMD sudah membuat processor seperti
AM486 pada masa Intel 386 dan 486, namun masih di bawah lisensi Intel. AMD K5
ini mendapat respon yang baik. Kemudian ada AMD K6 yang dirilis pada tahun
1997, dengan kecepatan 166 dan 200MHz. Processor ini memang dirilis untuk diadu
dengan kemampuan processor Intel. Kelebihan dari processor-processor AMD adalah
kemempuannya untuk di overclock.
Sama dengan AMD, setelah memproduksi processor X86 untuk Intel
pada masa Intel 286 dan 386, Cyrix memutuskan untuk memebuat sendiri dengan
merilis Cyrix 486 DX-4 untuk pertama kalinya di awal 90-an. Dilanjutkan pada
tahun 1995, Cyrix merilis Cyrix 6X86, processor dengan kecepatan tinggi di
angkatannya, yang sayangnya punya masalah pada kompatibilitas dan panas. Pada
tahun 1999 Cyrix dibeli oleh VIA, perusahaan chipset asal Taiwan.
Sampai sekarang perkembangan microprocessor masih terus berlanjut
dan Intel tetap merajai dunia microprocessor. Hal ini juga tidak terlepas dari
Hukum Moore, yakni hukum yang dilontarkan oleh Gordon Moore pada tahun 1965.
Kala itu, Moore memprediksikan jumlah transistor yang ada pada integrated
circuit (IC) akan berlipat ganda setiap tahunnya.
Pernyataan ini diperbaharui Moore di tahun 1995, dengan penelitian bahwa kelipatan ganda jumlah transistor hanya akan terjadi setiap dua tahun sekali. Hukum Moore sampai sekarang menjadi panduan bagi Intel untuk memacu processornya agar semakin andal, terutama peningkatan kecepatan dengan penuerunan harga yang sangat signifikan.
Pernyataan ini diperbaharui Moore di tahun 1995, dengan penelitian bahwa kelipatan ganda jumlah transistor hanya akan terjadi setiap dua tahun sekali. Hukum Moore sampai sekarang menjadi panduan bagi Intel untuk memacu processornya agar semakin andal, terutama peningkatan kecepatan dengan penuerunan harga yang sangat signifikan.
Meski pertumbuhan kecepatan processor sempat mengalami masa-masa
stagnan, namun pertumbuhan kecepatan processor Intel mengalami peningkatan yang
mengseankan. Banyak ahli teknologi informasi di seluruh dunia, termasuk Gordon
Moore, berharap hukum Moore dapat bertahan paling tidak sampai dua dekade
mendatang (sejak tahun 2008).
1.2.1. Sejarah Processor Menurut Tahun
Mikroprocessor adalah sebuah IC (Integrated Circuit) yang
digunakan sebagai otak/pengolah utama dalam sebuah sistem komputer.
Mikroprocessor merupakan hasil dari pertumbuhan semikonduktor. Dan berdasarkan
tahunnya, processor telah mengalami sejumlah perkembangan yang kian menciptakan
terobosan baru dan juga canggih. Berikut ini adalah perkembangannya :
No.
|
TAHUN
|
ERA PROCESSOR
|
PENJELASAN
|
1.
|
1904
|
Dioda tabung pertama kali diciptakan
oleh seorang ilmuwan dari Inggris yang bernama Sir John Ambrose Fleming
(1849-1945)
|
|
2.
|
1906
|
Ditemukan trioda hasil pengembangan
dioda tabung oleh seorang ilmuwan Amerika yang bernama Dr. Lee De Forest.
Yang kemudian terciptalah tetroda dan pentode.
Akan tetapi penggunaan dari tabung hampa tersebut tergeser pada tahun 1960 setelah ditemukannya komponen semikonduktor. |
|
3.
|
1947
|
Transistor diciptakan di
labolatorium Bell.
|
|
4.
|
1965
|
Gordon Moore dari Fairchild
semiconductor dalam sebuah artikel untuk majalan elektronik mengatakan bahwa
chip semikonduktor berkembang dua kali lipat setiap dua tahun selama lebih
dari tiga dekade.
|
|
5.
|
1968
|
Moore, Robert Noyce dan Andy Grove
menemukan Intel Corp. untuk menjalankan bisnis “INTegrated ELectronics.”
|
|
6.
|
1969
|
Intel mengumumkan produk pertamanya,
RAM statis 1101, metal oxide semiconductor (MOS) pertama di dunia. Ia
memberikan sinyal pada berakhirnya era memori magnetis.
|
|
7.
|
1971:
|
Pada tahun 1971 munculah
microprocessor pertama Intel , microprocessor 4004 ini digunakan pada mesin
kalkulator Busicom yang didesain oleh Federico Faggin. Dengan penemuan ini
maka terbukalah jalan untuk memasukkan kecerdasan buatan pada benda mati.
|
|
8.
|
1972
|
Intel mengumumkan processor 8-bit
8008. Bill Gates muda dan Paul Allen coba mengembangkan bahasa pemograman
untuk chip tersebut, namun saat itu masih kurang kuat.
|
|
9.
|
1974
|
Intel memperkenalkan processor 8-bit
8080, dengan 4.500 transistor yang memiliki kinerja 10 kali pendahulunya.
|
|
10.
|
1975
|
Chip 8080 menemukan aplikasi PC pertamanya
pada Altair 8800, sekaligus merevolusi PC. Gates dan Allen sukses
mengembangkan bahasa dasar Altair, yang kemudian menjadi Microsoft Basic,
untuk 8080.
|
|
11.
|
1976
|
Arsitektur x86 mengalami kemunduran
saat Steve Jobs dan Steve Wozniak memperkenalkan Apple II computer dengan
menggunakan processor 8-bit Motorola 6502.
|
|
12.
|
1978
|
8086-8088 Microprocessor
|
Intel memperkenalkan mikroprocessor
16-bit 8086 yang kelak menjadi standar industri pada tanggal 8 Juni.
|
13.
|
1979
|
Intel memperkenalkan versi dengan
harga yang lebih murah dari 8086, yaitu 8088 dengan 8-bit bus.
|
|
14.
|
1980
|
Intel memperkenalkan 8087 math
co-processor.
|
|
15.
|
1981:
|
IBM memilih 8088 untuk menjalankan
PC-nya. Seorang eksekutif Intel kemudian mengatakannya sebagai “Kemenangan besar
pertama Intel.”
|
|
16.
|
1982:
|
286 Microprocessor
|
IBM menandatangani Advanced Micro
Devices sebagai sumber kedua Intel untuk mikroprocessor 8086 dan 8088.
|
17.
|
1982
|
Intel memperkenalkan processor
16-bit 80286 dengan 134.000 transistor.
|
|
18.
|
1984
|
IBM mengembangkan PC generasi kedua,
80286-based PC-AT. PC-AT yang menjalankan MS-DOS,kelak menjadi standar PC
selama hampir 10 tahun.
|
|
19.
|
1985:
|
Intel386™ Microprocessor
|
Intel keluar dari bisnis RAM dinamis
untuk fokus pada mikroprocessor, dan akhirnya ia mengeluarkan processor
80386, sebuah chip 32-bit dengan 275.000 transistor dan kemampuan menjalankan
berbagai macam program sekaligus.
|
20.
|
1986
|
Compaq Computer melambungkan IBM
dengan PC yang didasarkan pada 80386.
|
|
21.
|
1987
|
VIA Technologies didirikan di
Fremont, Calif., mereka akan mejual chip set core logic x86.
|
|
22.
|
1989
|
80486 diluncurkan, dengan 1.2 juta
buah transistor dan built-in math co-processor.
Intel telah memprediksi pengembangan processor multicore suatu saat pada tahun 2000-an. |
|
23.
|
1990
|
Compaq memperkenalkan server PC
pertama, yang dijalankan dengan menggunakan 80486.
|
|
24.
|
1993
|
Intel® Pentium® Processor
|
Transistor 3.1 juta, processor
66-MHz Pentium dengan teknologi superscalar diperkenalkan.
|
25.
|
1994
|
AMD dan Compaq membentuk aliansi
untuk mendukung Compaq computer dengan mikroprocessor Am486.
|
|
26.
|
1995
|
Intel® Pentium® Pro Processor
|
Processor yang dirancang untuk
digunakan pada aplikasi server dan workstation, yang dibuat untuk memproses
data secara cepat, processor ini mempunyai 5,5 jt transistor yang tertanam.
|
27.
|
1997
|
Intel® Pentium® II Processor
|
Intel meluncurkan teknologi
processor 64-bit Epic. Ia juga memperkenalkan MMX Pentium untuk aplikasi
processor sinyal digital, yang juga mencakup grafik, audio, dan pemrosesan
suara. Processor Pentium II merupakan processor yang menggabungkan Intel MMX
yang dirancang secara khusus untuk mengolah data video, audio, dan grafik
secara efisien. Terdapat 7.5 juta transistor terintegrasi di dalamnya
sehingga dengan processor ini pengguna PC dapat mengolah berbagai data dan
menggunakan internet dengan lebih baik.
|
28.
|
1998
|
Intel® Celeron® Processor
|
Intel memperkenalkan processor
Celeron di bulan April. Processor Intel Celeron merupakan processor yang
dikeluarkan sebagai processor yang ditujukan untuk pengguna yang tidak
terlalu membutuhkan kinerja processor yang lebih cepat bagi pengguna yang
ingin membangun sebuah system computer dengan budget (harga) yang tidak
terlalu besar. Processor Intel Celeron ini memiliki bentuk dan formfactor
yang sama dengan processor Intel jenis Pentium, tetapi hanya dengan
instruksi-instruksi yang lebih sedikit, L2 cache-nya lebih kecil, kecepatan
(clock speed) yang lebih lambat, dan harga yang lebih murah daripada
processor Intel jenis Pentium. Dengan keluarnya processor Celeron ini maka
Intel kembali memberikan sebuah processor untuk sebuah pasaran tertentu.
|
29.
|
1999
|
VIA mengakuisisi Cyrix Corp. dan
Centaur Technology, pembuat processor x86 dan x87 co-processor.
|
|
30.
|
2000
|
Intel® Pentium® 4 Processor
|
Processor Pentium IV merupakan
produk Intel yang kecepatan prosesnya mampu menembus kecepatan hingga 3.06
GHz. Pertama kali keluar processor ini berkecepatan 1.5GHz dengan formafactor
pin 423, setelah itu intel merubah formfactor processor Intel Pentium 4
menjadi pin 478 yang dimulai dari processor Intel Pentium 4 berkecepatan 1.3
GHz sampai yang terbaru yang saat ini mampu menembus kecepatannya hingga 3.4
GHz.
|
31.
|
2001
|
Intel® Itanium® Processor
|
Itanium adalah processor pertama
berbasis 64 bit yang ditujukan bagi pemakain pada server dan workstation
serta pemakai tertentu. Processor ini sudah dibuat dengan struktur yang
benar-benar berbeda dari sebelumnya yang didasarkan pada desain dan teknologi
Intel’s Explicitly Parallel Instruction Computing ( EPIC ).
|
32.
|
2002
|
Intel® Itanium® 2 Processor
|
Itanium 2 adalah generasi kedua dari
keluarga Itanium.
|
33.
|
2003
|
AMD memperkenalkan x86-64, versi
64-bit dari x86 instruction set.
|
|
34.
|
2004
|
AMD mendemonstrasikan x86 dual-core
processor chip.
|
|
35.
|
2005
|
Intel menjual processor Dual-Core
pertamanya.
|
|
36.
|
2006
|
Dell Inc. mengumumkan akan
menawarkan system processor berbasis AMD.
|
1.3. Processor AMD (Advanced Micro Devices)
1.3.1. Sejarah dan perkembangan prosesor AMD
AMD (Advanced Micro Devices, Inc) merupakan salah satu perusahaan
semikonduktor multinasional Amerika Serikat yang berbasis di Sunnyvale,
California yang mengembangkan prosesor komputer dan teknologi yang terkait
untuk pasar konsumen dan komersial. Produk yang utama termasuk mikroprosesor,
chipset motherboard, embedded prosesor kartu grafis (GPU) dan prosesor untuk
server, workstation dan komputer pribadi (PC), dan teknologi prosesor untuk
perangkat genggam, televisi digital, mobil, konsol game, dan aplikasi lainnya
yang terdapat sistem. AMD memiliki beberapa produk mikroprosesornya yang
ditawarkan di pasaran, yakni:
- Turion 64
- Duron
- Sempron
- Kryptonite (K5)
- NexGen (K6 / K6 MMX / K6-2 / K6-3)
- Athlon (K7)
- Opteron (AMD64 / K8)
- Athlon64 (K8L)
- Phenom (K10)
Advanced Micro Devices (AMD) didirikan pada tanggal 1 Mei 1969,
oleh sekelompok mantan eksekutif dari Fairchild Semiconductor, termasuk Jerry
Sanders III, Ed Turney, John Carey, Sven Simonsen, Jack Gifford dan tiga
anggota dari tim Gifford, Frank Botte, Jim Giles, dan Larry Stenger. Perusahaan
ini dimulai sebagai produsen chip logika, kemudian memasuki bisnis chip RAM
pada tahun 1975. Pada tahun yang sama, ini memperkenalkan klon
reverse-engineered dari mikroprosesor Intel 8080. Selama periode ini, AMD juga
dirancang dan diproduksi serangkaian elemen prosesor bit-slice (Am2900,
Am29116, Am293xx) yang digunakan dalam desain berbagai komputer mini.
Selama waktu itu, AMD berusaha untuk merangkul perubahan yang
dirasakan terhadap RISC dengan mereka sendiri 29K prosesor AMD, dan mereka
berusaha untuk membuat variasi pada grafis dan perangkat audio serta memori
EPROM. Ia memiliki beberapa sukses pada pertengahan 1980-an dengan AMD7910 dan
AMD7911 “World Chip” modem FSK, salah satu perangkat multistandar pertama yang
menutupi kedua Bell dan nada CCITT sampai dengan 1200 baud half duplex atau
full duplex 300/300. The 29K AMD selamat sebagai prosesor tertanam dan Spansion
AMD spin-off terus membuat memori flash industri terkemuka. AMD memutuskan
untuk pindah persneling dan hanya berkonsentrasi pada mikroprosesor Intel yang
kompatibel dan memori flash, menempatkan mereka dalam kompetisi langsung dengan
prosesor Intel yang kompatibel untuk x86 dan memori flash mereka pasar
sekunder.
Setelah akhir tahun 1980-an, beberapa pengembang chipset, sperti
AMD (Anvaced Micro Devices) dan Cyrix mulai menantang Intel, dengan memproduksi
sendiri chip prosesor “Intel-competibel”.
Chip tersebut mendukung rangkaian instruksi yang ada di prosesor
Intel. Harganya lebih murah, dan kadang mempunya kemampuan yang lebih
dibandingkandengan produk Intel.
AMD mulai menggebrak pasaran dengan prosesor buatan sendiri tahun
1996, degan merilis AMD K5. Sebelumnya, AMD sudah membuat prosesor seperti
AM486 pada masa Intel 386 dan 486, namun masih di bawah lisensi Intel. AMD K5
ini mendapat respon yang baik.
Kemudian ada AMD K6 yang dirilis pada tahun 1997, dengan kecepatan
166 dan 200MHz. Prosesor ini memang dirilis untuk diadu dengan kemampuan
prosesor Intel. Kelebihan dari prosesor-prosesor AMD adalah kemempuannya untuk
di overclock.
Sama dengan AMD, setelah memproduksi prosesor X86 untuk Intel pada
masa Intel 286 dan 386, Cyrix memutuskan untuk memebuat sendiri dengan merilis
Cyrix 486 DX-4 untuk pertama kalinya di awal 90-an. Dilanjutkan pada tahun
1995, Cyrix merilis Cyrix 6X86, prosesor dengan kecepatan tinggi di
angkatannya, yang sayangnya punya masalah pada kompatibilitas dan panas. Pada
tahun 1999 Cyrix dibeli oleh VIA, perusahaan chipset asal Taiwan.
Sampai sekarang perkembangan microprosesor masih terus berlanjut
dan Intel tetap merajai dunia microprosesor. Hal ini juga tidak terlepas dari
Hukum Moore, yakni hukum yang dilontarkan oleh Gordon Moore pada tahun 1965.
Kala itu, Moore memprediksikan jumlah transistor yang ada pada integrated
circuit (IC) akan berlipat ganda setiap tahunnya.
Pernyataan ini diperbaharui Moore di tahun 1995, dengan penelitian
bahwa kelipatan ganda jumlah transistor hanya akan terjadi setiap dua tahun
sekali. Hukum Moore sampai sekarang menjadi panduan bagi Intel untuk memacu
prosesornya agar semakin andal, terutama peningkatan kecepatan dengan
penuerunan harga yang sangat signifikan.
Meski pertumbuhan kecepatan prosesor sempat mengalami masa-masa
stagnan, namun pertumbuhan kecepatan prosesor Intel mengalami peningkatan yang
mengseankan. Banyak ahli teknologi informasi di seluruh dunia, termasuk Gordon
Moore, berharap hukum Moore dapat bertahan paling tidak sampai dua dekade
mendatang (sejak tahun 2008).
AMD adalah terbesar kedua pemasok global mikroprosesor berdasarkan
arsitektur x86 setelah Intel Corporation, dan ketiga terbesar pemasok unit
pengolahan grafis. Ia juga memiliki 21 persen dari Spansion, pemasok
non-volatile memori flash. Pada tahun 2007, AMD berada pada peringkat kesebelas
antara produsen semikonduktor dari segi pendapatan. Pabrik pertamanya berada
wilayah di Austin, Texas, Amerika dan pabrik kedua berada di Dresden, Jerman
yang ditetapkan untuk memproduksi Athlon saja.
Meskipun kiprahnya dalam dunia mobile processor masih dapat dibilang
baru dibandingkan Intel, sepak terjang AMD memiliki beberapa cerita unik yang
patut dituturkan.
Pada tahun 2003, tampaknya perseteruan antara Int el dan AMD berada pada tingkat tertingginya dan mempengaruhi perkembangan prosesor mobile dari AMD. Peluncuran prosesor Intel Pentium 4 revisi C, tidak menimbulkan sifat reaktif AMD dengan meluncurkan prosesor baru. AMD lebih memilih untuk diam dan lebih mengkonsentrasikan untuk membawa prosesor generasi kedelapan secepatnya ke tangan konsumen.
Pada tahun 2003, tampaknya perseteruan antara Int el dan AMD berada pada tingkat tertingginya dan mempengaruhi perkembangan prosesor mobile dari AMD. Peluncuran prosesor Intel Pentium 4 revisi C, tidak menimbulkan sifat reaktif AMD dengan meluncurkan prosesor baru. AMD lebih memilih untuk diam dan lebih mengkonsentrasikan untuk membawa prosesor generasi kedelapan secepatnya ke tangan konsumen.
Penantian yang panjang ini akhirnya direalisasikan oleh AMD dengan
memperkenalkan prosesor generasi kedelapan yang disebut dengan nama Athlon 64
pada akhir tahun 2003. Perkenalan Athlon 64 langsung membuat penikmat dan
pemerhati teknologi komputer jatuh cinta pada prosesor tersebut. Salah satu
feature utama yang mengontribusikan tingginya kinerja prosesor Athlon 64 adalah
penyertaan on-die memory controller. Feature tersebut berarti kecepatan akses
memori menjadi tinggi karena berjalan dengan kecepatan yang sama dengan
kecepatan prosesor. Athlon bukan satu-satunya prosesor desktop yang dipilih
untuk dijadikan prosesor mobile saja. Beberapa model prosesor AMD Sempron juga
digunakan sebagai prosesor mobile.
Pada awalnya, Sempron merupakan produk kelas bawah dari Athlon XP
yang ditujukan untuk konsumen dengan dana minimal. Namun pada akhir daur hidup
prosesor AMD generasi ketujuh, Sempron merupakan skema penamaan ulang Athlon
XP, khususnya pada versi Barton yang diluncurkan bulan September tahun 2004.
Oleh karena itu, semua feature Athlon XP juga terdapat di dalamnya.
Untuk prosesor generasi kedelapan, AMD mengambil dua rute yang
cukup berbeda dalam menawarkan prosesor mobile-nya. Pada pasar menengah ke
bawah, AMD masih tetap menggunakan nama Sempron pada prosesor mobile generasi
kedelapannya. Namun untuk pasar prosesor mobile menengah ke atas, AMD
memutuskan untuk mengusung sebuah nama baru, yaitu Turion 64.
Ketika AMD merancang generasi ke-delapan dari prosesor mereka, AMD
menaruh perhatian yang cukup besar pada pengembangan prosesor mobile.
Tampaknya, AMD cukup serius menantang Intel di setiap segmen pasar prosesor.
Pada pertengahan tahun 2005, Turion 64 diluncurkan oleh AMD untuk menghadang
laju Intel yang cukup sukses dengan prosesor mobilenya, yaitu Pentium M.
Secara teknis, Turion 64 adalah Mobile Athlon 64 yang diganti
namanya dengan proses produksi 90 nm. Prosesor ini bekerja dengan mendukung
memory controller single channel DDR400.
Kehadiran Turion 64 membuka sebuah peluang pasar baru bagi AMD.
Salah satu keunggulan yang dimiliki pada waktu peluncuran pertamanya adalah
dukungan ekstensi 64-bit secara default oleh Turion 64. Hal ini memang terkesan
sederhana karena pada waktu itu, aplikasi yang menggunakan ekstensi 64-bit
masih sedikit. Akan tetapi, bagi mereka yang menginginkan investasi mereka
dihargai dengan inovasi, penggunaan Turion 64-bit dapat diartikan bahwa mereka
tidak perlu lagi melakukan upgrade notebook ketika aplikasi 64-bit sudah
menjadi mainstream.Keunggulan lainnya yang dimiliki oleh prosesor AMD mobile
terbaru ini adalah sifatnya yang stand-alone atau berdiri sendiri (tidak
seperti platform Centrino ciptaan Intel). Dengan skema kemandirian ini,
notebook dengan prosesor Turion 64 dapat dijual dengan harga yang relatif lebih
murah karena tidak diperlukannya peralatan yang telah disertifikasi dan
disetujui oleh AMD.
Dan pada akhirnya, produsen notebook bebas memilih kombinasi
perlengkapan dan peripheral yang dapat digunakan dengan Turion 64. Sayangnya,
dengan skema kemandirian tersebut, kualitas dan kinerja notebook berbasis
prosesor Turion 64 cukup bervariasi dari satu merek ke merek lain.Meskipun
telah beberapa kali ditunda, akhirnya pada bulan Mei 2006, AMD mengumumkan
peluncuran
Turion 64 X2, merupakan generasi penerus Turion 64 tersebut hadir
dengan teknologi dua inti dan beberapa peningkatan fitur. Tidak hanya sekadar
menambahkan inti kedua saja, Turion 64 X2 membawa beberapa perubahan yang cukup
signifikan sebagai berikut; penggunaan memori DDR2 berkecepatan 667 MHz,
penggunaan interface pin yang baru dengan nama S1, teknologi virtualisasi, dan
dukungan manajemen suhu terbaru.Penggunaan memori DDR2 dengan bandwidth yang
lebih besar ini memungkinkan notebook dengan prosesor Turion 64 X2 memiliki
kinerja yang lebih tinggi dibandingkan dengan Turion 64. Sementara itu, AMD
menjanjikan penggunaan daya yang sama dengan Turion 64 meskipun Turion 64 X2
menggunakan dua inti. Secara teoritis, hal tersebut memang dapat dilaksanakan
karena AMD menerapkan beberapa teknologi pengatur suhu yang baru, seperti;
Penerapan deeper sleep mode yang mengizinkan Turion 64 X2 menggunakan listrik
sesedikit mungkin ketika sedang tidak digunakan. Dengan penggunaan dua inti,
Turion 64 X2 dibekali dengan skema pengaturan daya pada tiap-tiap inti. Hal ini
tentunya mengizinkan pembagian daya yang lebih tepat untuk tiap-tiap inti
sehingga memaksimalkan penggunaan daya.Dari segi penamaan, AMD masih berpegang
teguh dengan skema penamaan dua buah huruf yang dikombinasikan dengan angka.
Ini dimaksudkan untuk memberitahukan kepada khalayak mengenai tingkat konsumsi
daya Turion 64 X2 dan kinerja yang dimilikinya. Sebelumnya, dengan Turion 64,
AMD menggunakan skema penamaan yang sama. Format yang AMD gunakan untuk
penamaan prosesor Turion 64 dan Turion 64 X2 adalah AA-11. Huruf pertama dari
format tersebut melambangkan jenis prosesornya, Turion 64 menggunakan huruf “M”
sedangkan Turion 64 X2 menggunakan huruf “T”. Huruf kedua yang digunakan pada
skema penamaan ini adalah tingkat konsumsi daya dimana abjad terawal (A)
melambangkan tingkat konsumsi daya tertinggi, sedangkan abjad terakhir (Z)
melambangkan konsumsi daya yang terhemat. Sementara itu, dua angka terakhir
melambangkan nilai kinerja yang dimiliki prosesor tersebut. Tampaknya kali ini,
AMD tidak lagi menggunakan Performance Rating (PR) yang diperbandingkan dengan
kecepatan prosesor Intel. Nilai kinerja yang digunakan pada penamaan Turion 64
dan Turion 64 X2 murni melambangkan perbandingan kinerja dari jajaran prosesor
seri Turion 64. Sebagai contoh; prosesor TL-50 (Turion 64 X2) yang memiliki
kecepatan 1.6 GHz memiliki kinerja yang lebih tinggi dibandingkan ML-30 (Turion
64) meskipun juga berjalan dengan kecepatan yang sama.
1.3.2.
Spesifikasi Processor AMD TurionSingle-core mobile processors
Turion 64
“Lancaster” (90 nm)
Model number
|
Frequency
|
L2 cache
|
HT
|
Multi
|
Voltage
|
TDP
|
Socket
|
Release date
|
Order part number
|
Turion 64 ML-28
|
1600 MHz
|
512 KB
|
800 MHz
|
8x
|
1.35
|
35 W
|
Socket 754
|
June 22, 2005
|
TMDML28BKX4LD
|
Turion 64 ML-30
|
1600 MHz
|
1024 KB
|
800 MHz
|
8x
|
1.35
|
35 W
|
Socket 754
|
March 10, 2005
|
TMDML30BKX5LD
|
Turion 64 ML-32
|
1800 MHz
|
512 KB
|
800 MHz
|
9x
|
1.35
|
35 W
|
Socket 754
|
March 10, 2005
|
TMDML32BKX4LD
|
Turion 64 ML-34
|
1800 MHz
|
1024 KB
|
800 MHz
|
9x
|
1.35
|
35 W
|
Socket 754
|
March 10, 2005
|
TMDML34BKX5LD
|
Turion 64 ML-37
|
2000 MHz
|
1024 KB
|
800 MHz
|
10x
|
1.35
|
35 W
|
Socket 754
|
March 10, 2005
|
TMDML37BKX5LD
|
Turion 64 ML-40
|
2200 MHz
|
1024 KB
|
800 MHz
|
11x
|
1.35
|
35 W
|
Socket 754
|
June 22, 2005
|
TMDML40BKX5LD
|
Turion 64 ML-42
|
2400 MHz
|
512 KB
|
800 MHz
|
12x
|
1.35
|
35 W
|
Socket 754
|
October 4, 2005
|
TMDML42BKX4LD
|
Turion 64 ML-44
|
2400 MHz
|
1024 KB
|
800 MHz
|
12x
|
1.35
|
35 W
|
Socket 754
|
January 4, 2006
|
TMDML44BKX5LD
|
Turion 64 MT-28
|
1600 MHz
|
512 KB
|
800 MHz
|
8x
|
1.2
|
25 W
|
Socket 754
|
June 22, 2005
|
TMSMT28BQX4LD
|
Turion 64 MT-30
|
1600 MHz
|
1024 KB
|
800 MHz
|
8x
|
1.2
|
25 W
|
Socket 754
|
March 10, 2005
|
TMSMT30BQX5LD
|
Turion 64 MT-32
|
1800 MHz
|
512 KB
|
800 MHz
|
9x
|
1.2
|
25 W
|
Socket 754
|
March 10, 2005
|
TMSMT32BQX4LD
|
Turion 64 MT-34
|
1800 MHz
|
1024 KB
|
800 MHz
|
9x
|
1.2
|
25 W
|
Socket 754
|
March 10, 2005
|
TMSMT34BQX5LD
|
Turion 64 MT-37
|
2000 MHz
|
1024 KB
|
800 MHz
|
10x
|
1.2
|
25 W
|
Socket 754
|
August 8, 2005
|
TMSMT37BQX5LD
|
Turion 64 MT-40
|
2200 MHz
|
1024 KB
|
800 MHz
|
11x
|
1.2
|
25 W
|
Socket 754
|
August 8, 2005
|
TMSMT40BQX5LD
|
“Richmond” (90 nm)
Model number
|
Frequency
|
L2 cache
|
HT
|
Multi
|
Voltage
|
TDP
|
Socket
|
Release date
|
Order part number
|
Turion 64 MK-36
|
2000 MHz
|
512 KB
|
800 MHz
|
10x
|
1.15
|
31 W
|
Socket S1g1
|
September 1, 2006
|
TMDMK36HAX4CM
|
Turion 64 MK-38
|
2200 MHz
|
512 KB
|
800 MHz
|
11x
|
1.15
|
31 W
|
Socket S1g1
|
Q1 2007
|
TMDMK38HAX4CM
|
Dual-core mobile processors
Turion 64 X2
“Taylor” (90 nm)
Model number
|
Frequency
|
L2 cache
|
HT
|
Multi
|
Voltage
|
TDP
|
Socket
|
Release date
|
Order part number
|
Turion 64 X2 TL-50
|
1600 MHz
|
2 × 256 KB
|
800 MHz
|
8x
|
0.8 – 1.1
|
31 W
|
Socket S1g1
|
May 17, 2006
|
TMDTL50HAX4CT
|
“Trinidad” (90 nm)
Model number
|
Frequency
|
L2 cache
|
HT
|
Multi
|
Voltage
|
TDP
|
Socket
|
Release date
|
Order part number
|
Turion 64 X2 TL-52
|
1600 MHz
|
2 × 512 KB
|
800 MHz
|
8x
|
0.8-1.125
|
31 W
|
Socket S1g1
|
May 17, 2006
|
TMDTL52HAX5CT
|
Turion 64 X2 TL-56
|
1800 MHz
|
2 × 512 KB
|
800 MHz
|
9x
|
0.8-1.125
|
33 W
|
Socket S1g1
|
May 17, 2006
|
TMDTL56HAX5CT
|
Turion 64 X2 TL-60
|
2000 MHz
|
2 × 512 KB
|
800 MHz
|
10x
|
0.8-1.125
|
35 W
|
Socket S1g1
|
May 17, 2006
|
TMDTL60HAX5CT
|
Turion 64 X2 TL-64
|
2200 MHz
|
2 × 512 KB
|
800 MHz
|
11x
|
0.8-1.125
|
35 W
|
Socket S1g1
|
January 30, 2007
|
TMDTL64HAX5CT
|
Turion 64 X2
“Tyler” (65 nm)
Model Number
|
Frequency
|
L2-Cache
|
HT
|
Multiplier
|
Voltage
|
TDP
|
Socket
|
Release date
|
Order Part Number
|
Turion 64 X2 TL-56
|
1800 MHz
|
2 x 512 KB
|
800 MHz
|
9x
|
1.075/1.10/1.125 V
|
31 W
|
Socket S1g1
|
May 7, 2007
|
TMDTL56HAX5DC
|
Turion 64 X2 TL-56
|
1800 MHz
|
2 x 512 KB
|
800 MHz
|
9x
|
1.075/1.10/1.125 V
|
35 W
|
Socket S1g1
|
May 7, 2007
|
TMDTL56HAX5DM
|
Turion 64 X2 TL-58
|
1900 MHz
|
2 x 512 KB
|
800 MHz
|
9.5x
|
1.075/1.10/1.125 V
|
31 W
|
Socket S1g1
|
May 7, 2007
|
TMDTL58HAX5DC
|
Turion 64 X2 TL-58
|
1900 MHz
|
2 x 512 KB
|
800 MHz
|
9.5x
|
1.075/1.10/1.125 V
|
35 W
|
Socket S1g1
|
May 7, 2007
|
TMDTL58HAX5DM
|
Turion 64 X2 TL-60
|
2000 MHz
|
2 x 512 KB
|
800 MHz
|
10x
|
1.075/1.10/1.125 V
|
31 W
|
Socket S1g1
|
May 7, 2007
|
TMDTL60HAX5DC
|
Turion 64 X2 TL-60
|
2000 MHz
|
2 x 512 KB
|
800 MHz
|
10x
|
1.075/1.10/1.125 V
|
35 W
|
Socket S1g1
|
May 7, 2007
|
TMDTL60HAX5DM
|
Turion 64 X2 TL-62
|
2100 MHz
|
2 x 512 KB
|
800 MHz
|
10.5x
|
1.075/1.10/1.125 V
|
35 W
|
Socket S1g1
|
May 7, 2007
|
TMDTL62HAX5DM
|
Turion 64 X2 TL-64
|
2200 MHz
|
2 x 512 KB
|
800 MHz
|
11x
|
1.075/1.10/1.125 V
|
35 W
|
Socket S1g1
|
May 7, 2007
|
TMDTL64HAX5DC
|
Turion 64 X2 TL-64
|
2200 MHz
|
2 x 512 KB
|
800 MHz
|
11x
|
1.075/1.10/1.125 V
|
35 W
|
Socket S1g1
|
May 7, 2007
|
TMDTL64HAX5DM
|
Turion 64 X2 TL-66
|
2300 MHz
|
2 x 512 KB
|
800 MHz
|
11.5x
|
1.075/1.10/1.125 V
|
35 W
|
Socket S1g1
|
May 7, 2007
|
TMDTL66HAX5DC
|
Turion 64 X2 TL-66
|
2300 MHz
|
2 x 512 KB
|
800 MHz
|
11.5x
|
1.075/1.10/1.125 V
|
35 W
|
Socket S1g1
|
May 7, 2007
|
TMDTL66HAX5DM
|
Turion 64 X2 TL-68
|
2400 MHz
|
2 x 512 KB
|
800 MHz
|
12x
|
1.075/1.10/1.125 V
|
35 W
|
Socket S1g1
|
Dec 19, 2007
|
TMDTL68HAX5DM
|
Turion X2 / Turion X2 Ultra
“Lion” (65 nm)
Model number
|
Frequency
|
L2 cache
|
HT
|
Multi
|
Voltage
|
TDP
|
Socket
|
Release date
|
Order part number
|
Turion X2 Ultra ZM-80
|
2100 MHz
|
2 x 1 MB
|
1800 MHz
|
10.5x
|
0.75-1.2
|
32 W
|
Socket S1g2
|
June 4, 2008
|
TMZM80DAM23GG
|
Turion X2 Ultra ZM-82
|
2200 MHz
|
2 x 1 MB
|
1800 MHz
|
11x
|
0.75-1.2
|
35 W
|
Socket S1g2
|
June 4, 2008
|
TMZM82DAM23GG
|
Turion X2 Ultra ZM-84
|
2300 MHz
|
2 x 1 MB
|
1800 MHz
|
11.5x
|
0.75-1.2
|
35 W
|
Socket S1g2
|
Q3 2008
|
TMZM84DAM23GG
|
Turion X2 Ultra ZM-85
|
2300 MHz
|
2 x 1 MB
|
2200 MHz
|
11.5x
|
0.75-1.2
|
35 W
|
Socket S1g2
|
Q3 2008
|
TMZM85DAM23GG
|
Turion X2 Ultra ZM-86
|
2400 MHz
|
2 x 1 MB
|
1800 MHz
|
12x
|
0.75-1.2
|
35 W
|
Socket S1g2
|
June 4, 2008
|
TMZM86DAM23GG
|
Turion X2 Ultra ZM-87
|
2400 MHz
|
2 x 1 MB
|
2200 MHz
|
12x
|
0.75-1.2
|
35 W
|
Socket S1g2
|
Q3 2008
|
TMZM87DAM23GG
|
Turion X2 Ultra ZM-88
|
2500 MHz
|
2 x 1 MB
|
1800 MHz
|
12.5x
|
0.75-1.2
|
35 W
|
Socket S1g2
|
Q3 2008
|
TMZM88DAM23GG
|
Turion X2 RM-70
|
2000 MHz
|
2 x 512 KB
|
1800 MHz
|
10x
|
0.75-1.2
|
31 W
|
Socket S1g2
|
June 4, 2008
|
TMRM70DAM22GG
|
Turion X2 RM-72
|
2100 MHz
|
2 x 512 KB
|
1800 MHz
|
10.5x
|
0.75-1.2
|
35 W
|
Socket S1g2
|
Q3 2008
|
TMRM72DAM22GG
|
Turion X2 RM-74
|
2200 MHz
|
2 x 512 KB
|
1800 MHz
|
11x
|
0.75-1.2
|
35 W
|
Socket S1g2
|
Q4 2008
|
TMRM74DAM22GG
|
Turion X2 RM-75
|
2200 MHz
|
2 x 512 KB
|
2000 MHz
|
11x
|
0.75-1.2
|
35 W
|
Socket S1g2
|
Q4 2008
|
TMRM75DAM22GG
|
Turion X2 RM-76
|
2300 MHz
|
2 x 512 KB
|
1800 MHz
|
11.5x
|
0.75-1.2
|
35 W
|
Socket S1g2
|
Q4 2008
|
TMRM76DAM22GG
|
Turion X2 RM-77
|
2300 MHz
|
2 x 512 KB
|
2000 MHz
|
11.5x
|
0.75-1.2
|
35 W
|
Socket S1g2
|
Q4 2008
|
TMRM77DAM22GG
|
NAMA : MUHSYARIF FIRDAUS
CLASS : XII TKJ 2
NO : 22
DAFTAR PUSTAKA
http://reefmaulana.blogdetik.com/2009/10/23/sejarah-processor-dari-pertama-di-temukan-sampai-sekarang/
http://babesajabu.wordpress.com/2009/06/17/pengertian-dan-jenis-processor/
http://sobatpc.com/sejarah-dan-perkembangan-prosesor-amd/
http://netterprawira.wordpress.com/2009/10/25/sejarah-processor-amd/
http://10110104.blog.unikom.ac.id/sejarah-amd.ke
http://info-utama.blogspot.com/2008/12/prosesor-amd-turion.html
http://zhosthea.blogspot.com/2010/04/teknologi-amd-turion.html
http://en.wikipedia.org/wiki/List_of_AMD_Turion_microprocessors